bakso

Bakso merupakan salah satu makanan alternatif yang dapat membuat perut kenyang dalam waktu yang lumayan relatif singkat, setidaknya banyak ditemukan pedagang bakso di pinggir jalan yang senantiasa memanggil kita untuk mencicipi makanan tersebut, namun bagi ibu hamil makanan ini adalah salah satu makanan yang sangat TIDAK dianjurkan karena bakso mempunyai kadar-kadar dan zat makanan yang tidak baik bagi ibu hamil dan kesehatan janin.


Tidak sedikit juga ibu hamil menikmati makanan ini karena rasanya enak dilidah dan mempunyai cita rasa Khas serta perasaan ibu hamil yang selalu mengidamkan sesuatu unutk dimakan.
Memiliki kesehatan ibu dan janin dalam kandungan itulah yang di harapkan bagi setiap ibu hamil, mereka lebih giat untuk melakukan aktivitas yang mendorong perkembangan janin dalam rahim.


Janin merupakan buah dari hubungan sexsual yang di lakukan beberapa pasangan yang diharapkan memiliki keturunan dalam sebuah keluarga sebagai penerus kehidupan mereka di masa yang akan datang.

Bahaya Bakso Untuk Ibu Hamil dan Janinnya Yang Beresiko Fatal

#1. Merusak Syaraf Janin

Salah satu kandungan terbesar dalam makanan ini adalah adanya Monosodium Glutamate atau MSG, Jika Anda mengonsumsi MSG saat masa kehamilan berlangsung akan beresiko mengganggu perkembangan otak janin dan juga menyebabkan terjadinya gangguan sampai kerusakan pada sel saraf Janin.
Sedangkan resiko pada si ibu, jika terlalu sering memakan makanan yang mengandung MSG dapat berpotensi meningkatnya resiko terkenan kanker payudara.
Padahal penyakit apapun yang diderita oleh ibu hamil juga bisa meningkatkan risiko ke gawat daruratanpada janin, akibatnya janin menjeadi rentan terkena berbagai ancaman penyakit.

#2. Meningktatkan Resiko Hipertensi Saat Kehamilan

Selain tinggi kadar MSG, bakso juga biasanya memiliki kandungan garam yang tak kalah banyak dari pada makanan lainnya, padahal Ibu hamil dianjurkan untuk mengurangi konsumsi garam yang dapat meningkatkan kadar kolestrol dalam darah
Dalam garam dan MSG terdapat Natrium (Na) yang bisa membuat retensi cairan tubuh, hal ini berdampak pada peningkatan volume darah sehingga menyebabkan tekanan darah meningkat dan ibu hamil pun mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi)
Meski natrum tidak berpengaruh terhadap ringan atau beratnya penyakit preeklampisan dan exlampisa, namun penyakit tekanan darah tinggi selama kehamilan tetap harus di hindari karena penyakt tersebut adalah tanda kehancuran pada kehamilan.

#3. Risiko Bayi Lahir Cacat

Saat pembuatan bakso, biasanya di dasari dengan ilmu kesederhanaan yang kurangnya pertimbangan yang membuat makanan tersebut tidak sehat, adanya daging yang tidak halal, atau para petugasnya melakukan kenakalan yang meggunakan hewan sudah mati terlebih dahulu (bangkai) tentu bisa mengandung parasit sampai mikroorganisme berbahaya seperti Toksoplasma yang dapat membahayakan terutama pada pertumbuhan fisik janin.

Kelainan seperti :

  • Lahir tanpa tungkai bawah
  • Jari tidak utuh tidak lengkap
  • Hydrocephalus
  • Kelainan jantung
  • sampai ketidak sempurnaan bentuk dan dan tengkorak adalah manifestasi dari ibu yang dalam keadaan hamilnya mengidap virus Toksoplasma

Untuk itu pengolahan daging (terutama masih dalam keadaan mentah) harus benar-benar diperhatikan dengan baik.
Daging mentah adalah inang yang baik sekali lagi bagi berbagai virus termasuk Tokoplasma

#4. Atutisme

Kandungan bahaya lainnya ada kemungkinan terdapat Zat borak dan formalin dalam bakso yang mana keduanya merupkan bahan pengawet yang berbahaya dan tidak ayak dikonsumsi.
Ibu hamil yang mengkonsumsi Borak dan formalin dalam jangka panjang kemungkinan akan melahirkan bayi dengan keadaan Autisme. Hyperktif, Cerebral Palsy, berat badan rendah lahir bayi (BBLR) sampai kemandulan.
Selain itu adanya adanya pengawet makanan di dalam bakso yang dikonsumsi oleh ibu hamil akan mempengaruhi dan merusak sel tubuh, sehingga ibu atau janin sangat rentan terhadap serangan penyakit.

#5. Mengandung Pewarna Yang Berbahaya

Selain pengawet, biasanya bakso mengandung azat atau bahan pewarna yang berbahaya untuk makanan.
Pewarna itu bisa dicontohkan (pewarn tekstil) yang biasnya didapati pada saus atau sambal olahan kemasan.
Demikian, tidak sedikit ibu hamilyang mengonsumsi makanan itu, padahal zat di dalamnya tidak layak konsumsi.
Itulah beberapa tanda bahaya yang terkandung dalam bakso, mudah mudahan setelah membaca artikel tentang bahaya bakso untuk ibu hamil dan janin di dalamnya bermanfaat bagi Anda.